Movie Reviews : Paterson

Pernahkah kamu bosan dengan hidupmu?

Kita bangun dan terlelap di ujung hari, dengan kegiatan yang hampir sepenuhnya sama. Makan dengan piring yang sama, pekerjaan yang sama, bertemu dengan orang-orang yang sama, basa-basi yang sama.

Atau menggunakan celana jins yang sama sepanjang minggu.

Dan mengatakan bahwa hidup adalah ironi menurutku cukup tepat.

Membutuhkan kesedihan untuk memahami kebahagiaan, kericuhan untuk memahami damainya ketenangan, dan ketiadaan untuk menghargai keberadaan.

Seharusnya hidup yang penuh ironi ini tidak menumbuhkan kebosanan.

Tetapi bagaimana jika kenyataannya tidak demikian?

Seorang pria bernama Paterson (Adam Driver), yang menjalani hari-harinya dengan rutinitas monoton dan nyaris membosankan, seperti selalu bangun di jam yang sama, sarapan dengan menu yang sama, berjalan menuju tempat kerja dengan rute yang sama. Dan karena Paterson adalah supir bus, dia diharuskan melewati rute yang sama.

Rutinitasnya berlanjut dengan makan siang di tempat yang sama, pulang dengan rute yang sama dengan saat dia berangkat, mengecek kotak surat, membetulkan tiang penyangga kotak suratnya yang entah kenapa meskipun hari ini sudah di betulkan, pasti miring lagi keesokan harinya.

Selain fakta bahwa dia hidup bersama istri yang memiliki obsesi dengan dunia monochrome, eksentrik, dan cukup lugas dalam menyampaikan segala mimpinya. Paterson adalah seorang penulis puisi yang handal.

Bukan, dia tidak pernah mengklaim dirinya seorang penulis puisi, Paterson tidak memiliki keangkuhan atas bakatnya. Dia selalu menulis puisinya di sebuah buku yang hampir setiap waktu berada dengannya. Menyimpan segala isi hatinya dalam buku itu dan kadangkala, istrinya yang memintanya untuk membaca salah satu puisi yang telah ditulisnya.

Lalu apa yang menarik dalam film yang skenario dan disutradarai oleh Jim Jarmusch ini?

Dalam kesederhanaan plot, Jim mengikat sebuah kisah yang dapat menjadi pelajaran hidup, keajaiban barangkali, semangat pastinya, dan tentu saja kasih sayang serta rasa menghargai yang sangat besar.

Ketika kalian menonton film ini, cobalah untuk berpikiran terbuka, selain kamu akan menemukan apa makna film ini, kamu akan menemukan bahwa kebosanan adalah salah satu bentuk ketidakmampuan manusia dalam menghargai sesuatu.

Akting Adam sempurna, bagaimana dia membawakan sosok Paterson tak bercela. Outstanding performance untuknya.

Tetapi jika kamu tidak menemukan inti dari film ini, mungkin dengan membaca fakta-fakta yang aku tulis mengenai Paterson akan dapat sedikit membantu.

Fakta-fakta Paterson :

0. Paterson in Paterson (hm.. very poetic)

1. Selain merupakan nama pemeran utama. Paterson juga merupakan nama kota yang menjadi latar film ini.

2. Paterson selalu bangun di jam 6.10, 6.15, atau 6.30 di weekend.

3. Paterson memiliki anjing buldog bernama Marvin.

4. Paterson hidup bersama istrinya, Laura. Seorang wanita yang mempunyai bakat seni luar biasa, terobsesi dengan monochrome (gambar hitam putih), pembuat cupcake pemula, dan memiliki mimpi yang berubah-ubah.

5. Paterson selalu mencium istrinya sebelum bangkit dari tempat tidur di pagi hari.

6. Paterson selalu makan sereal untuk sarapan. Tidak pernah terganggu dengan istri yang jarang menemaninya sarapan, atau tidak pernah membuatkannya sarapan. Dia menerimanya dengan penuh syukur, seolah-olah mengatakan bahwa tidak perlu meributkan tugas suami harus gini, tugas istri harus gitu. Aku bisa buat makanan sendiri kok, lagipula aku memang harus berangkat bekerja pagi, saat semuanya masih terlelap.

7. Paterson bekerja sebagai supir bus kota di Paterson.

8. Setiap pagi, dia selalu bertemu Donny, rekan kerja yang selalu mengeluhkan kondisi hidupnya. Ini mengingatkanku pada kehidupan nyata, ada kalanya kita menemui teman yang suka mengeluh.

9. Paterson selalu mendoakan hari-hari Donny selalu baik. Setiap hari.

10. Paterson selalu membawa kotak makan siang kaleng yang tua. Bekalnya kadang sandwich, atau cupcake buatan istrinya.

11. Paterson selalu makan siang di seberang air terjun. Sendirian.

12. Sebelum masuk rumah, Paterson selalu mengecek kotak surat, membetulkan tiangnya yang miring. Dan tidak pernah komplain mengapa istrinya tidak pernah mengambil surat-surat dari kota surat meskipun istrinya selalu berada di rumah.

13. Paterson selalu mengatakan bahwa masakan istrinya enak, meskipun masakannya tidak enak, tapi dia selalu bersyukur dan mengucap terimakasih.

14. Ah ya, dia selalu mengucapkan terimakasih untuk hal apapun.

15. Dia selalu memuji karya istrinya meskipun aneh.

16. Rumah Paterson berdekorasi full dengan nuansa monochrome atau hitam putih, kecuali kamar tidur dan ruang pribadi Paterson di basement. Menandakan bahwa meskipun istrinya ratu di rumah, ada hal-hal yang merupakan privacy Paterson dan mereka saling menghargainya.

18. Paterson tidak memiliki ponsel. Meskipun istrinya memiliki ipad, iphone dan macbook.

19. Kebiasaan Paterson setelah pulang dari bekerja adalah makan malam, kemudian mengajak Marvin jalan-jalan ke Bar.

20. Di bar, Paterson hanya meminum 1 gelas bir, tidak pernah yang lain. Teman minumnya adalah pemilik bar, Doc. Yang hobi mengkoleksi kliping orang-orang terkenal yang ditempel di dinding bar.

21. Paterson mantan militer US. Di film ini, foto Adam Driver berseragam militer digunakan sebagai properti.

22. Twins, water falls adalah kata ajaib. Perhatikan saja saat kamu melihat film ini.

23. Sikap positif menyelamatkannya dari masalah

24. Paterson menulis puisi di sebuah buku

25. Karena dia terlalu baik untuk berkata jahat terhadap seseorang, Paterson selalu menuangkan emosinya lewat puisi yang ditulisnya.

26. Ketika “dunia”nya jatuh, tidak ada yang sanggup untuk menyembuhkan lukanya, kecuali seseorang, yaitu dirinya sendiri.

It’s about love and poetry and dreams and the chance ecounter that can close wounds.

Selamat menonton.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s